Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Mindset? Apa yang Dimaksud dengan Mindset dan Jenisnya

Pernahkah kamu bertanya "Apa itu Mindset atau Apa yang Dimaksud dengan Mindset?". Yuk kita bongkar. 

Setiap orang pasti memiliki mindset atau pola pikir yang berbeda. Pola pikir tersebut mampu mempengaruhi seseorang dalam pengambilan keputusan maupun menilai suatu hal dari sudut pandang tertentu. Untuk lebih jelasnya, simak pengertian pola pikir dan komponennya berikut ini.

Apa itu Mindset / Apa yang Dimaksud dengan Mindset?

Apa itu Mindset? Apa yang Dimaksud dengan Mindset, growth mindset dan fixed mindset, pola pikir.
image: gunabraham.com

Pola pikir merupakan posisi mental atau pandangan seseorang yang mempengaruhi pendekatan seseorang terhadap suatu peristiwa atau fenomena. Apa yang Dimaksud dengan Mindset adalah sesuatu terdiri dari dua kata yakni “mind” yang bisa berarti sumber pikiran atau pusat kesadaran dan “set” yang berarti suatu teknik berpikir yang mampu menentukan sikap dan pandangan seseorang di masa depan. Bisa disimpulkan secara sederhana pengertian pola pikir yakni kumpulan cara berpikir seseorang yang bisa mempengaruhi perilakunya serta menentukan keberhasilan hidupnya.

Pola pikir yang dimiliki seseorang tentu berbeda satu dengan lainnya. Perubahan pola pikir seseorang juga bisa berubah dari waktu ke waktu meski terkadang cukup sulit untuk mengubah pola pikir seseorang. Namun dengan menerapkan cara merubah sikap dan perilaku yang tepat serta pengalaman hidup, perubahan pada pola pikir seseorang bisa terjadi. 

Growth Mindset dan Fixed Mindset

Ada dua jenis pola pikir yang dianut seseorang menurut Carol Dweck (2006), yakni :

1. Pola Pikir Tetap (Fixed Mindset)

Pola pikir tetap berdasar pada kepercayaan bahwa kualitas seseorang itu sudah ditetapkan terutama dalam hal intelegensi, kepribadian maupun karakter moral. Orang yang memiliki pola pikir tetap biasanya memiliki ciri-ciri seperti ini :

  • Mudah menyerah.
  • Berkeyakinan sifat, bakat dan intelegensi merupakan sifat yang diturunkan.
  • Lebih memilih untuk menghindari tantangan daripada menghadapinya.
  • Sering mengabaikan kritik.
  • Mudah terancam oleh kesuksesan orang lain.
  • Menganggap usaha tak memberikan manfaat.

2. Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)

Pola pikir berkembang (growth) mempercayai bahwa kualitas dasar seseorang bisa diolah dengan usaha-usaha tertentu. Jadi, meskipun pola pikir setiap orang berbeda baik dari segi kemampuan awal, bakat maupun temperamen, hal-hal tersebut masih bisa berkembang dan berubah melalui pengalaman dan perlakuan tertentu. Beberapa ciri orang yang menganut pola pikir berkembang contohnya seperti :

  • Mau belajar dari kritik.
  • Memiliki pandangan yang positif terhadap upaya yang sedang dan sudah dilakukan.
  • Meski mengalami kegagalan tetap memandang ke depan.
  • Menerima tantangan.
  • Memiliki keyakinan bakat, sifat dan intelegensi bukan karena keturunan.
  • Mengambil pelajaran dan inspirasi dari pengalaman orang lain dan belajar darinya.

Bila dilihat dari uraian di atas, bisa disimpulkan kalau pola pikir berkembang lebih berfokus pada karakteristik setiap individu bukan prestasi akademis maupun skor IQ individu. Sangat direkomendasikan bagi para guru dan orang tua untuk mengembangkan pola pikir berkembang pada anak-anak daripada pola pikir tetap (fixed). Anak-anak dan orang dewasa yang menganut pola pikir tetap biasanya meyakini bakat dan intelegensi tak akan berubah meski sudah banyak usaha yang dilakukan. 

Meski begitu, tak ada individu yang benar-benar bisa meramalkan apakah ia akan sukses atau tidak tapi memahami Apa itu Mindset atau Apa yang Dimaksud dengan Mindset itu penting. Oleh karena itu, pola pikir berkembang dibutuhkan untuk menumbuhkan optimisme terhadap kecintaan akan pembelajaran dan kesuksesan yang sesungguhnya. Hal ini karena pola pikir berkembang mempercayai dengan dedikasi, usaha dan ketekunan maka Anda bisa mengubah kondisi hidup menjadi lebih baik.

Komponen Pembentuk Pola Pikir

Mindset seseorang bisa terbentuk oleh beberapa komponen pokok, yakni :

Nilai Dasar

Nilai dasar merupakan keyakinan atau kepercayaan seseorang yang dipraktikkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai dasar juga bisa berarti karakter, sikap maupun sifat yang dijunjung tinggi oleh seseorang sehingga membatasi kelakuan orang tersebut. 

Keyakinan Dasar

Keyakinan dasar merupakan kepercayaan seseorang yang melekat pada sesuatu. Apabila orang tersebut melakukan sesuatu yang ia yakini, maka ia akan mengerjakannya dengan sepenuh hati. Umumnya keyakinan dasar ditunjukkan oleh seseorang ketika sudah merasa mencapai kebenaran atau memiliki pengetahuan yang cukup. Karena keyakinan dasar ini merupakan suatu sikap, maka bukan berarti selalu benar atau memiliki jaminan kebenaran. Bagi sebagian besar orang memiliki keyakinan dasar cukup penting seperti contohnya keyakinan beragama. 

Paradigma

Komponen pola pikir selanjutnya yakni paradigma. Paradigma adalah cara seseorang memandang sesuatu. Paradigma juga menjadi cara pandang yang membimbing para peneliti dalam memilih metode maupun cara fundamental yang bersifat epistologis dan ontologis. Paradigma bisa diketahui dari respons yang diberikan seseorang terhadap pertanyaan epistologi, ontologi dan metodologi. 

Sedangkan untuk pola pikir berkembang, memiliki beberapa komponen berbeda, yakni :

Pujian

Pujian yang digunakan dengan tepat mampu mendorong pola pikir anak-anak untuk berkembang. Alih-alih memuji kepandaian anak, cobalah memuji usahanya dalam menyelesaikan suatu tugas. Dengan begitu anak akan terbiasa untuk mengembangkan pola pikir yang tepat dalam menyelesaikan suatu masalah. 

Neuroplastisitas

Neuroplastisitas merupakan suatu ide di mana otak dipercaya memiliki kemampuan yang serupa dengan otot. Semakin sering digunakan, maka semakin berkembang, kuat dan pintar. 

Kesalahan adalah kesempatan untuk belajar

Kesalahan bisa menjadi kesempatan untuk pembelajaran. Kegagalan juga bukan suatu akhir melainkan kesempatan terbaik untuk menjadi versi terbaik dari diri kita. 

Proses Terjadinya Pola Pikir

Setelah memahami Apa itu Mindset atau Apa yang Dimaksud dengan Mindset? Lalu, bagaimana proses perkembangan pola pikir manusia? Ada beberapa tahap pembentukan pola pikir, yakni sebagai berikut :

1. Trenwatching

Tahapan ini merupakan manajemen puncak di mana seseorang mengamati berbagai tren pemacu perubahan yang kemungkinan terjadi di masa mendatang.

2. Envisioning

Setelah melakukan trenwatching, proses yang terjadi selanjutnya adalah envisioning. Envisioning merupakan kemampuan seseorang untuk menunjukkan dampak perubahan di lingkungan tertentu sebagai akibat dari pemicu perubahan yang sedang tren.

3. Merumuskan paradigma

Pola pikir di lingkungan organisasi umumnya mencantumkan peran customer di dalamnya. Di lingkungan seperti ini, maka paradigma yang sesuai adalah paradigma yang mengedepankan customer value strategy. Paradigma ini merupakan pandangan untuk bertumbuh menurut kemampuan organisasi dalam memberikan value terbaik bagi customer.

4. Merumuskan pola pikir

Komponen penyusun pola pikir adalah nilai dasar, keyakinan dasar dan paradigma. Setelah perumusan paradigma, maka proses selanjutnya adalah merumuskan komponen pola pikir yang lain yakni nilai dasar dan keyakinan dasar. Kedua komponen pola pikir tersebut dirumuskan sesuai dengan paradigma yang dirumuskan sebelumnya.

Bagaimana Cara Menciptakan Pola Pikir yang Baru?

Pola pikir yang sudah terbentuk sejak lama belum tentu menguntungkan bagi kehidupan di masa mendatang. Lalu, bisakah kita mengubah pola pikir untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik? Jawabannya, bisa sepanjang Anda mengetahui cara merubah mindset diri sendiri. Ciptakan pola pikir yang baru dengan memutus pola pikir yang lama dan melakukan kebiasaan-kebiasaan baru. 

Melakukan kebiasaan baru dipercaya mampu menciptakan koneksi baru antara otak kiri dan otak kanan. Dengan begitu Anda bisa menemukan solusi baru yang lebih kreatif dan tak pernah terpikirkan sebelumnya ketika menghadapi masalah. Lihatlah suatu masalah dari sudut pandang yang berbeda untuk melatih otak Anda. Alih-alih hanya berfokus pada satu lingkup masalah, cobalah melihat dari sudut pandang yang lebih lebar. Setelah itu rasakan bagaimana mindset Anda akan berubah dan lebih berkembang.

Demikian artikel tentang Apa itu Mindset atau Apa yang Dimaksud dengan Mindset. Semoga bermanfaat. Follow instagram @pengembangandiricom

Sumber :

  • https://seputarilmu.com/2019/09/mindset.html
  • https://blog.pdresources.org/the-3-components-of-growth-mindset/
  • https://wethinknext.com/en/how-mindset-can-change-you/