Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Goal Setting dan Bagaimana Cara Membuatnya dengan TEPAT

Goal Setting - Masing-masing orang tentu memiliki arah yang berbeda dalam tentukan cara hidup. Bila bicara berkenaan arah hidup, apa ada antara Anda yang sempat dengar berkenaan goal setting?

Dengan memiliki goal atau arah hidup bisa kita misalkan sebagai kompas, yang mana akan membimbing cara kita untuk capai arah yang diharapkan. Asal dengan beberapa persyaratan, Anda dapat berencana goal setting itu lebih detil dan sesuai apa yang paling diharap. Lantas, bagaimana seharusnya dalam berencana goal setting?

Dalam artikel ini, kita akan mengulas berkenaan apakah itu goal setting dan bagaimana cara merencanakan supaya bisa diwujudkan sesuai kemauan masing-masing. Untuk memperjelasnya, baca keterangan selengkapnya berikut ini ya.

Apa Itu Goal Setting dan Bagaimana Cara Membuatnya dengan TEPAT
image: pexels.com

Apa Itu Goal Setting?

Goal setting sebuah proses dalam memutuskan target yang ingin dituju. Dan untuk goal sendiri ialah target yang ingin kita raih. Goal atau arah yang lebih terperinci dan berada di bawah kendalian condong akan mendatangkan usaha yang semakin besar dibanding dengan goal yang memiliki sifat umum.

Teori goal setting ini memiliki imbas besar untuk proses perolehan sebuah arah. Bila tidak konsentrasi dan maksudnya tidak realitas, karena itu hasilnya juga tidak sesuai keinginan. Oleh karenanya, kita perlu memutuskan arah yang rasional dan sesuai realitas dan memiliki penghitungan yang tepat. Supaya perolehannya bisa terarah.

Menurut Edwin (dalam Winardi, 2001), goal setting sebagai apa yang kita usahakan untuk diraih di dalam kehidupan. Pada intinya, Goal setting menjadi satu diantara object dan arah dari tiap kegiatan yang kita kerjakan setiap hari. Misalkan saja saat kita mempunyai arah karier tertentu yang ingin diraih.

Cara Tentukan Goal Setting dan Bagaimana Cara Meraihnya

Goals atau arah apa yang ingin sekali Anda raih? Apa Anda inginkan hidup yang lebih mapan, memiliki kehidupan yang lebih berkualitas, memiliki hidup yang lebih imbang di antara usaha keras, kebahagiaan, dan keberhasilan, dan keuangan yang memenuhi, mempunyai usaha sendiri, dan arah hidup yang lain.

Beberapa orang yang memandang jika dengan memiliki arah yang terlampau tinggi sebagai hal yang tidak mungkin. Walau sebenarnya pada realitanya, ada beberapa orang yang mimpinya dipandang tidak mungkin tetapi mereka masih tetap dapat mencapainya dan merealisasikannya. Tersebut kenapa penting untuk memiliki hebat priority goal yang ingin Anda raih.

Masing-masing orang tentu memiliki triknya sendiri untuk tentukan sasaran atau arah hidup. Ketidaksamaan itu muncul karena tiap orang memiliki mimpi dan harapan sendiri untuk periode depannya. Meskipun berlainan, cara dalam tentukan arah atau goals itu bisa memakai cara yang serupa, diantaranya:

1. Catat di Buku Mimpi

Mimpi atau harapan yang tidak diupayakan untuk direalisasikan akan selama-lamanya cuma jadi sebuah mimpi semata. Karena itu, langkah awal yang perlu Anda kerjakan agar mimpi dan kemauan apa saja bisa direalisasikan, karena itu tulis mimpi itu dalam buku harian, jurnal, jadwal, atau papan catat yang Anda pasang pada dinding kamar. Hingga Anda dapat menyaksikannya tiap hari.

Misalkan saja, Anda ingin memiliki kendaraan eksklusif, berlibur ke luar negeri, dan rumah mimpi dalam kurun waktu lima tahun. Karena itu tulis mimpi itu dengan hati yang oke. Untuk cara bagaimana merealisasikan mimpi itu, akan Anda kenali dalam langkah seterusnya. Pokoknya di tahapan ini Anda cukup hanya pikirkan satu mimpi yang paling penting dan yang paling Anda ingin mewujudkan dan kapan saat mimpi itu ingin Anda mewujudkan.

2. Ambil Garis Mundur Ke Periode Saat ini

tahap selanjutnya yang penting dilaksanakan dengan cara menarik garis mundur dari tenggat saat yang sudah ditetapkan di point pertama. Misalkan saja, Anda ingin memiliki sebuah kendaraan eksklusif dan ingin merealisasikannya dalam tenggat waktu lima tahun.

Karena itu dalam langkah ini, Anda perlu cari beragam info selengkapnya berkenaan kendaraan apa yang sebetulnya Anda harapkan, berapakah harga, belinya di mana, dan beragam info yang lain. Makin komplet yang Anda ketahui, karenanya akan makin bagus. Selanjutnya cara setelah itu tulis semua info yang telah Anda dapatkan di buku jadwal.

Kemudian, ambil garis mundur ke periode sekarang ini. Jika kendaraan mimpi Anda harga 500 juta rupiah, karena itu pada sebuah tahun Anda harus menabung minimum 100 juta rupiah. Selanjutnya saksikan kembali pendapatan Anda sekarang ini. Apa Anda dapat kumpulkan uang sekitar 100 juta rupiah /tahunnya?

Bagaimana cara mengurus uang itu? Adakah cara atau panduan yang dapat dipakai untuk mengurus keuangan dengan efisien? Lantas, cara apa lagi yang bisa Anda kerjakan agar mimpi itu dapat diwujudkan? Tulis segala hal itu tanpa kecuali.

3. Smart Goal

Dalam berencana sebuah goal setting, Anda memerlukan Smart Goal. SMART sendiri sebagai ringkasan dari Specific, Measurable, Achievable, Berkaitant, dan Timebound. Teori itu dicetuskan pertama kalinya oleh George T. Doran pada tahun 1981.

Contoh dari goal setting individu yakni saat Anda ingin menabung 2 gr emas /bulannya. Sementara harga satu gr emas sekitaran 1 juta, itu maknanya Anda harus menyisihkan sekitaran dua juta tiap bulannya. Dan penghasilan bulanan Anda lebih kurang enam juta rupiah. Untuk kepentingan dasar empat juta, memiliki arti masih tersisa dua juta. Cocok untuk beli 2 gr emas.

Namun, jika ditelaah ulangi, Anda tidak mempunyai cadangan dana kembali untuk kepentingan menekan, jika dua juta yang masih ada telah habis untuk beli emas. Oleh karena itu, dalam membuat suatu gagasan masa datang, karena itu harus ada pemikiran yang paling masak untuk tiap keputusan yang diambil.

Smart Goal sendiri sebagai cara yang cukup efisien untuk capai arah dengan cara ikuti cara yang telah diakui dengan matang. Adapun beberapa smart goal yang penting dimengerti, diantaranya:

a. Specific

Upayakan sasaran yang ditetapkan tidak boleh melebar, tetapi lebih konsentrasi dan detil. Misalkan saja, Anda ingin beli kendaraan mimpi. Mode, tipe, dan harga membeli kendaraan ada beberapa jenisnya. Maka dari itu, Anda harus tentukan dahulu satu kendaraan yang detil dan kemungkinan besar Anda bisa meraihnya.

b. Measurable

Point yang ke-2 ialah measurable. Itu maknanya, Anda perlu menghitung kekuatan dan kesempatan terbesar untuk capai sasaran yang telah Anda tetapkan. Misalkan, beli mobil baru atau beli mobil sudah bekas? Ingin mempunyai mobil matic atau mobil manual? Kemungkinan besar, mimpi yang berkesan benar-benar tidak mungkin untuk diraih, tetapi masih tetap dapat untuk direalisasikan. Tetapi Anda pun perlu menyaksikan kembali pengorbanan apa yang perlu Anda kerjakan untuk capai hal itu.

c. Achievable

Achievable maknanya arah yang Anda tetapkan tidak begitu gampang dan tidak begitu susah untuk direalisasikan dan pastinha masih tetap realitas. Misalkan saja, Anda ingin beli sebuah mobil, tetapi sekarang ini masih pengangguran. Tidak realitas kan?

d. Berkaitant

Berkaitant maknanya sesuai arah periode panjang. Misalkan saja saat Anda ingin memiliki kendaraan individu. Kendaraan itu dapat dijadikan sebuah asset yang cukup bernilai sebab bisa dipakai untuk pergi ke arah tempat kerja atau kemungkinan untuk mendukung beberapa hal yang lain terkait dengan transportasi.

e. Time Bound

Tulis batasan waktu berkaitan kapan mimpi itu akan diwujudkan. Batasan waktu di sini dapat membuat Anda jadi lebih konsentrasi di dalam meraih mimpi dan sasaran yang sudah ditetapkan.

Kunci Dalam Merealisasikan Sasaran Dan Mimpi

Sistem Smart Goals yang telah diterangkan di atas menjadi satu diantara cara yang cukup efisien untuk merealisasikan satu arah yang realitas dan stabil. Di mana sistem yang ini dapat dipakai untuk membikin gagasan mingguan, gagasan karier, resolusi tahunan, gagasan usaha, gagasan keuangan, dan lain-lain. Agar tiap gagasan bisa direalisasikan jadi realita, karena itu ada kunci khusus yang betul-betul harus Anda kerjakan, diantaranya:

1. Stabil / Konsistensi

Stabil adalah kunci ke arah keberhasilan. Di pada langkah ini, Anda harus memutuskan hati selalu untuk stabil dalam jalankan tiap tingkatan dari rencana yang sudah Anda rancang sendiri. Adapun yang juga sangat penting yang perlu dilaksanakan yakni Anda selalu harus siap untuk belajar supaya masih tetap stabil.

2. Kerjakan Dengan Semangat

Jika tiap cara yang perlu dilakukan tidak dilaksanakan dengan semangat, karena itu apa yang sudah Anda targetkan bisa bubar dalam waktu cepat. Agar diri sendiri selalu semangat untuk merealisasikan tiap gagasan, karena itu Anda harus usaha untuk cari beberapa orang yang positif, memiliki sudut pandang sukses, bangun growth pola pikir, dan berani untuk bangun dari sebuah ketidakberhasilan. Anda harus yakin jika sepanjang Anda mempunyai semangat dan ingin untuk selalu usaha, jadi tidak ada yang mustahil di dunia ini.

3. Punyai Waktu Untuk Konsentrasi

Sempatkan dan pakai waktu Anda untuk capai arah dan kerjakan tiap mimpi yang ingin diraih. Dalam merealisasikan sebuah arah, seorang yang memiliki konsentrasi dan disiplin. Janganlah sampai Anda biarkan seseorang mengambil saat yang telah Anda sempatkan sehari-harinya. Jika memungkinkannya, Anda bisa ikuti pengajaran dan training di bagian tertentu yang mana dapat menolong keberhasilan di dalam meraih arah Anda. Namun, training seperti itu membutuhkan ongkos yang cukup banyak.

4. Mengevaluasi Taktik dan Perkembangan

Jangan sampai stop untuk lakukan penilaian taktik dan perkembangan yang telah Anda dapatkan. Mungkin, Anda memerlukan arah yang lain, perlu sesuaikan target, dan lain-lain. Dengan mencari kesuksesan dan perkembangan, karena itu Anda akan mendapat info bernilai untuk ketahui apa yang berperan secara baik dan tidak. Tidak cuma hanya itu, Anda bisa juga ketahui apa Anda telah ada di lajur yang pas atau mungkin tidak.

Tipe Goal Setting

Di pada proses lakukan goal setting, ada tiga tipe goal yang perlu Anda memahami, diantaranya:

1. Process Goal

Process goal sebagai sasaran yang dapat dikontrol seutuhnya, misalkan saja hasil yang didasari pada perlakuan atau pekerjaan tertentu yang telah kita tuntaskan. Dengan memutuskan process goal itu maknanya kita harus mengenali apa yang sebetulnya harus kita kerjakan untuk merealisasikan arah yang semakin besar kembali. Misalkan saja, Anda dapat memutuskan process goal seperti ikuti training karyawan yang sudah dilakukan 2x dalam satu tahun. Hal itu sebagai goal yang lumayan gampang untuk diukur. Anda bisa memutuskan untuk melakukannya atau tidak.

2. Performnce Goal

Performnce goals sebagai standard performa atau performnce yang ingin Anda mewujudkan. Biasanya, performnce goal ini sebagai arah berjangka pendek yang diputuskan untuk pekerjaan tertentu. Bersamaan dengan berjalannya waktu, performnce goals akan semakin berkembang ikuti arah dari usaha Anda.

Performnce goal ini dapat berbentuk persetujuan di antara penyuplai kerja dan pegawainya. Atau bisa juga berbentuk ide individu dari pegawai untuk penuhi dan melebihi sasaran kerja mereka dan tingkatkan kesempatan untuk mendapat promo. Misalkan saja, tingkatkan service pada usaha Anda, membuat produk baru dan membuat cabang baru, dan lain-lain.

3. Outcome Goal

Outcome goal sebagai arah tunggal yang diusahakan. Goal yang ini seringkali mempunyai karakter biner dan mengikutsertakan kemenangan. Misalkan saja, ingin jadi sebuah perusahaan paling besar di bidang usaha Anda. Meskipun outcome goal cukup berikan motivasi, tetapi goal tipe ini tidak ada di bawah kendalian Anda. Karena, goal ini dikuasai oleh performa seseorang atau pegawai.

Ke-3 tipe goal yang telah disebut sebelumnya sebetulnya memiliki jalinan linier. Goals itu sama-sama terkait, sebab bisa Anda capai outcome goal, karena itu Anda pun perlu capai performnce goal. Selanjutnya jika Anda sudah capai performnce goal, karena itu Anda pun perlu capai process goal. Ke-3 nya digolongkan berdasar berapa besar kendalian yang Anda punyai. Di sini, Anda memiliki kendalian yang terbesar atas process goals dan yang sedikitnya untuk outcome goals.

Saat sedang memutuskan goals, karena itu Anda perlu mendeskripsikan dan memutuskan hasil yang diharapkan, tetapi yang lebih bernilai, Anda agar lebih konsentrasi di proses dan performa Anda. Usaha goals biasanya diputuskan tiap tahun dan harus sesuai dengan arah periode panjang. Selama setahun, Anda mungkin akan memiliki sesion mingguan atau bulanan untuk mengevaluasi perkembangan Anda ke arah goal tahunan. Maka dari itu, penting untuk mengecek up-date jika Anda masih ada di lajur yang sesuai kemauan.

Manfaat Goal Setting Di Tempat Kerja

Arah mempunyai goal setting pada tempat kerja untuk menolong kita di dalam meraih keberhasilan dalam karier. Berikut ini, kita akan mengulas berkenaan beragam faedah goal setting pada tempat kerja, diantaranya:

1. Menuntun Karier Anda

Goal setting sebagai salah satunya cara yang lumayan baik untuk menolong Anda sebagai motivator saat menentukan lajur karier. Misalkan saja, jika goal Anda ialah mempunyai karier dengan keamanan yang tinggi dan kesempatan untuk maju, karena itu Anda bisa pilih jadi insinyur piranti lunak dibanding dengan seniman.

2. Menolong Anda Menjaga Konsentrasi

Goal setting bisa mempermudah Anda dalam fokus pada beberapa tugas yang cukup penting. Saat Anda tahu apakah yang diharapkan dari satu project, karena itu Anda semakin lebih condong konsentrasi pada cara yang terpenting untuk menuntaskan pekerjaan itu. Misalkan saja, jika Anda ingin tingkatkan pemasaran bulanan, karena itu Anda bisa memutuskan visi kecil lakukan 10 pemasaran dan memberikan email tindak lanjut sehari-harinya.

3. Menuntaskan Project Besar Dengan Gampang

Menuntaskan project besar dengan saat yang pas penting untuk dilaksanakan buat merealisasikan keberhasilan periode panjang. Goal setting bisa menolong Anda dalam menuntaskan project besar lebih gampang. Anda dapat merusak project itu jadi langkah-langkah yang lebih kecil. Sesudah Anda telah sukses capai tiap arah kecil itu, karena itu Anda akan beberapa langkah semakin maju untuk menuntaskan keseluruhnya project.